Terumbu Karang

Diposting pada

Pengertian Terumbu Karang

Terumbu karang merupakan ekosistem dibawah laut yang terdiri dari sekelompok binatang karang yang membentuk struktur kalisum karbonat, seperti batu kapur. Ekosistem tersebut menjadi habitat hidup berbagai satwa laut. Terumbu karang bersama-sama hutan mangrove adalah ekosistem penting yang menjadi gudang keanekaragaman hayati di dalam laut. Dari sisi keanekaragaman hayati, terumbu karang dijuluki sebagai hutan tropis di lautan.

Terumbu Karang

Ekosistem terumbu karang adalah habitat hidup sejumlah spesies bintang laut, tempat pemijahan, peneluran dan juga pembesaran anak ikan. Pada ekosistem ini ada banyak makanan bagi ikan-ikan kecil dan juga ikan-ikan kecil tersebut sebagai mangsa bagi predator yang lebih besar darinya.

Fungsi Terumbu Karang

  1. Sebagai Penunjang Kehidupan
  2. Sebagai Sumber Keanekaragaman Hayati yang Tinggi
  3. Untuk Mengurangi Pemanasan Global

Manfaat Terumbu Karang Secara Ekonomi

  1. Sumber Makanan
  2. Sumber Bahan Dasar untuk Obat dan Kosmetik
  3. Sebagai Objek Wisata
  4. Sumber Mata Pencaharian
  5. Sumber Bibit Budidaya

Manfaat Terumbu Karang Secara Sosial

  1. Penunjang Kegiatan Pendidikan dan Penelitian
  2. Sarana Rekreasi Masyarakat

Jenis Jenis Terumbu karang

  1. Acropora Cervicurnis

  • 3-15 m di atas permukaaan laut.
  • berbentuk seperti pipa kecil yang ada di dalam laut. koloni terumbu ini bisa berkumpul hingga beberapa meter.
  • biasanya berwarna coklat muda.
  • Hidup pada perairan yang jernih dan juga tidak berpolusi.
  1. Acropora Elegantula

  • 3-15 m dari atas permukaan laut.
  • berbentuk seperti semak dan bentuknya melebar.
  • berwarna abu- abu, dengan warna ujungnya semakin berwarna muda.
  • mudah ditemukan di dalam perairan dangkal.
  1. Acropoda Micropthalma

  • 3-15 m di atas permukaan laut.
  • berbentuk melebar , dengan luasnya mencapai 2 m.
  • biasanya hanya terdapat 1 spesies.
  • Bisa ditemukan di perairan yang keruh dan kumuh, serta lagun yang berpasir.
  1. Acropora Millepora

  • 3-15 m. di atas permukaan laut
  • Berbentuk bantalan dengan cabang yang pendek biasanya dia berwarna hijau, merah, biru, atau jingga.
  • mempunyai kemiripan dengan Acropora Covexa, Acropora Aspera dan Acropora Pulchra.
  • Dapat kita temukan di perairan yang pendek juga tidak berpolusi.
  1. Acropora Humilis

  • 1-7 m diatas permukaan laut
  • Bentuknya bercabang- cabang.
  • Bisa kita sebut sebagai karang yang bercabang. karena dari bentuk karang nya yang bercabang- cabang.
  • Mempunyai kurimbosa dengan warna ungu dan juga merah muda.
  • Hidup disekitar terumbu yang datar, selain itu juga dapat anda temukan pada lereng karang.
  1. Acropora Hyacinthus

  • 15-35 m diatas permukaan laut
  • Bentuknya semacam piring dengan cabang yang tipis.
  • warnanya coklat, hijau, merah muda, abu- abu, dan biru.
  • mempunyai kemiripan dengan Acripora Cytherea.
  • Terumbu karang ini juga bisa sebagai karang meja.
  1. Sidesratra Sidereal

  • 7-14 m di atas permukaan laut
  • karang ini juga seringkali ditemukan di atas ketinggian 1 meter dari atas permukaan laut.
  • Biasanya karang ini berwarna coklat atau abu- abu. warna dari terumbu karang ini biasanya seragam dan seirama.
  • Berada di perairan jernih dan bebas dari kotoran dan juga polusi. Selain di Negara Indonesia, jenis karang ini pun banyak kita temukan di laut karibia.
  1. Montipora Danae

  • hidup pada perairan 3-15 m dari atas permukaan laut.
  • Bentuknya plat datar seperti kubah dengan koralit yang cukup kecil.
  • warnanya coklat muda, ungu atau terkadang berwarna sangat cerah.
  • tak menjadi benalu bagi terumbu karang yang lainnya.
  1. Montipora Aquituberculata

  • 3-15 m diatas permukaan laut
  • Berbentuk seperti corong dengan lapisannya yang bersusun. Terdiri dari koralit dengan dikelilingi papila yang cukup tebal.
  • mempunyai kemiripan dengan Montipora Peltiformis.
  • berwarna coklat/jingga
  • Bisa kita temukan hidup pada perairan dangkal yang banyak karang.
  1. Acropora Grandis

  • Terumbu ini 3-15 m diatas permukaan laut
  • Semakin dalam lokasi terumbu ini maka cabang akan makin panjang dan juga terbuka. Dan sebaliknya jika semakin dangkal, maka cabangnya akan semakin pendek.
  • Terumbu ini warnanya coklat, merah muda, biru, atau hijau. Pada ujungnya, warna akan semakin muda.
  • Bisa kita temukan hidup pada lereng karang bagian atas.

demikianlah artikel dari ayoksinau.teknosentrik.com mengenai Terumbu Karang : Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Proses Terbentuknya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.